Ciptakan Trend Fashion Sekarang

Ciptakan Trend Fashion Sekarang

azizkonveksi.com – Trend mode, atau trend fashion, ternyata kesaktiannya bisa melebihi bom atom. Trend yang sedang berkembang, bahkan bisa menghipnotis orang seluruh dunia, tanpa disadari.

Ingat mode celana cutbray, model Elvis Prasley ? Kita di Indonesia mengenalnya sebagai cenala 60-an, zaman tenarnya penyanyi pop Moes Mulyadi, Koes Plus, atau Ahmad Albar.

Mode di zaman itu, masih juga melekat dalam ingatan orang, dari generasi ke generasi, yang kemudian kita sebut sebagai melegenda. Atau trend fashion rok mini, rok yang hanya sepatas paha. Di Indonesia, ibarat kata sejak zaman Titiek sandora, hingga kini masih sangat disukai oleh para perempuan muda. Bukan hanya yang muda, kelompok tua pun kadang masih mengincarnya.

Artinya apa? Trend mode itu begitu kuat mempengaryhi gaya fashion seseorang, di zaman apapun. Inilah sudut pandang fashion yang seharusnya dikembangkan oleh para pengusaha konveksi, atau insudtri fashion di Tanah Air. Mode akan muncul, berkembang, menghilang, muncul kembali dan tenggelam, pada waktunya, sebagai sebuah perputaran roda.

Nah, kenapa bisa begitu, begikut sekilas pengetahuan tentang muncul dan hilangnya trend fashion atau mode. Kamu pernah berpikir nggak sih bagaimana cara mengetahui suatu trend mode itu akan hilang? Atau hampir hilang?  

Baca Juga: Konveksi usaha yang tidak ada matinya

Berikut ini adalah 3 faktor utama untuk mengetahui apa tanda-tandanya trend fashion akan hilang:

Hal yang paling menarik dari trend forecasting adalah kita harus tetap waspada pada trend-trend terbaru dan semua permintaan market atau pasar.

Dalam tredn, biasanya ada fase penerimaan, booming, menurun, dan akhirnya menjadi “biasa aja”. Alasan di balik pentingnya memahami semua market dikarenakan setiap brand atau retailer mengadaptasi dengan trend dari berbagai macam sudut.

Apa yang baru muncul dalam runway, mungkin belum masuk ke dalam toko. Dan biasanya salah satu tanda trend sudah mulai menjadi biasa lagi adalah saat trend itu sudah terdapat di dalam toko manapun.

Kesimpulannya, ketika makin marak dan menjadi sangat masif, maka itu pertanda trend fashion akan menghilang. Sehingga para pengusaha fashion termasuk konveksi harus bersiap dengan mode yang terbaru.

Tentunya kita nggak akan bisa membahas tentang trend tanpa menyebut high-street retailers seperti ZARA, H&M, dan Forever 21.

Mereka sangat dikenal dengan sistem vertical integration; di mana mereka memiliki kecepatan super untuk mengikuti tren runway dengan sesegera mungkin, bahkan lebih cepat dari toko middle-to-high brands.

Secanggih itu, mereka bahkan sanggup untuk memproduksi dalam jumlah quantity yang banyak. Dibandingkan dengan brand middle-to high yang memiliki kekurangan dalam jumlah produksinya, yang mengakibatkan lebih risky untuk beradaptasi dengan style-style baru.

Oleh sebab itu, kebanyakan brand dan retailer memilih untuk melihat trend dari sudut pandang lain untuk mengetahui bagaimana performance trend tersebut dalam commercial level.

Kesimpulannya,

para pengusaha fashion atau konveksi memang harus belajar, kenapa sebuah merek dan trend mode tertentu bisa demikian melejit di suatu saat ? Pasti ada rahasinya dibalik itu semua. Apakah karena brand merek yang membuat terkenal, atau karena mode fashionnya yang memang yahud.

Pada zaman sekarang ini, kebanyakan trend dimunculkan oleh para influencers dan fashion bloggers, dan memiliki hasil jual yang tinggi, secepat dan sesegera setelah style-nya di feature.

Kebanyakan orang ingin membeli apa yang mereka lihat, dan fast-fashion retailers mendukung mereka dengan membuka akses tren lebih cepat dari sebelumnya. Trend sangat mudah ditemukan secepat saat tren itu baru muncul, yang menyebabkan life cycle dari tren tersebut menjadi lebih cepat juga.

Nah, di zaman ini, memunculkan trend dan menghilangkannya dsari pasaran ternyata bisa dilakukannya dengan cepat, karena pengaruh reseller melalui sosial media. Keunggulannya anda bisa mendongkra pemasaran dengan trend yang anda ciptakan, tanpa harus menunggu trend sebelumnya meredup.

Menarik bukan ? Sekarang kamu sudah bisa lebih paham kan bagaimana tren itu datang dan pergi? Bahkan kamu pun sudah bisa meramalkannya mulai dari sekarang!

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.