Konveksi Emang Selalu Menarik

Konveksi Emang Selalu Menarik

azizkonveksi.com – Bisnis konveksi memang menjanjikan keuntungan yang berlipat bagi yang berhasil. Sehingga banyak yang mencoba peruntungan di bidang ini. Anda harus mengetahui seluk beluk dunia konveksi, peluang, keuntungan dan kerugian, serta mempertimbangkan dampaknya bagi lingkungan.

Baca Juga: Menciptakan trend mode untuk bisnis konveksi

Berikut ini adalah hal kecil yang bisa Anda lakukan untuk memulai bisnis konveksi

Memulai Bisnis Konveksi

1. Buat pabrik “kecil” di rumah Anda

Jika tidak memiliki banyak modal untuk membuka sebuah pabrik konveksi, Anda bisa memulainya di rumah, dengan Anda sendiri yang menjahit. Jika diperlukan untuk menambah pegawai lain untuk membuat jenis pakaian yang sering dicari dan selalu dibutuhkan, seperti seragam sekolah, kaos untuk pria, blus wanita atau kemeja. Anda bisa menjualnya pada pengecer atau pedagang di sekitar kota.

Langkah pertama memberi penawaran pada mereka dengan mendatangi satu per satu. Anda harus membawa contoh barang yang akan ditawarkan. Yakinkan mereka bahwa barang-barang Anda berkualitas dan layak jual, selain itu juga banyak dicari. Untuk permulaan, Anda bisa memberikan bonus. Memang tidak mudah, tapi Anda hanya perlu melewatinya.

2. Buat kontrak “kecil” dengan partner

Dalam bisnis konveksi, tidak setiap saat barang laku keras. Ada kalanya Anda berada di kondisi yang kurang menyenangkan, apalagi saat inflasi atau krisis ekonomi. Anda bisa mencoba alternatif lain agar produksi terus berjalan dengan membuat kesepakatan untuk menerima proyek memotong atau menjahit dari rumah produksi yang lebih besar dan merek lokal.

Biasanya perusahaan yang besar akan mencari industri konveksi rumahan untuk membantu pengerjan proyek yang membludak. Bisa juga Anda dengan inisiatif sendiri memberi penawaran pada mereka untuk memberikan mereka “proyek kecil” pengerjaan untuk dibantu dijalankan.

3. Buka toko baju eceran

Anda bisa membuka toko baju di sebuah kios dalam mall atau pinggir jalan. Usaha kecil ini cukup menjanjikan sebagai permulaan. Anda harus mulai dari awal dengan pemasaran yang berbeda dari yang lain. Promosi dengan diskon selalu menjadi incaran, selain itu Anda juga bisa memberi promo setengah harga atau sejenisnya. Ini saat yang penting untuk memperlihatkan produk dan barang apa saja yang dimiliki.

Pastikan semuanya memiliki kualitas yang bagus, jadi kalaupun mereka tidak datang hari itu untuk membeli, suatu saat mereka akan datang lagi karena tahu kualitas seperti apa barang yang Anda jual.  Pastikan pengunjung merasa puas dengan pelayanan dan produk yang dijual. Langkah sederhana yang berakibat besar bagi usaha Anda.

4. Jual barang kualitas ekspor

Sekarang ini, semua orang ingin selalu terlihat trendy dan gaya dengan barang-barang bermerek yang mereka pakai. Hal ini bisa dijadikan peluang dengan menjual barang barang berkualitas ekspor dan bermerek namun harga yang relatif murah. Barang-barang tersebut haruslah memiliki model yang menarik dan tampil beda, karena kebanyakan orang tidak suka memiliki barang yang semua orang bisa punya. Ingat selalu prinsip ini.

Selain menarik dan bermerek, pastikan juga barang yang Anda pajang dan jual merupakan barang asli. Jika semua syarat barang ini terpenuhi, maka jangan khawatir toko Anda sepi, apalagi dengan diskon dan harga terjangkau wajar yang ditawarkan.  Yang harus Anda lakukan hanyalah menemukan supplier yang menawarkan harga termurah barang-barang tersebut.

5.  Sablon dan bordir

Pakaian dengan hiasan bordir atau gambar sablon yang unik sangat menarik dan tampak mahal. Sebenarnya proses pembordiran dan sablon tidaklah sesulit yang dibayangkan, hanya memang memerlukan alat khusus. Hasilnya pun cukup memuaskan, hingga pakaian denagn bordir menjadi incaran dan tren sekarang ini.

Anda bisa belajar dengan mesin bordir dari model yang dasar, kemudian nantinya bisa dikembangkan lagi lebih bervariasi. Bordiran yang selalu menjadi idola adalah dengan motif bunga atau abstrak. Motif itu cenderung mudah dan bisa dikenakan dalam berbagai kesempatan. Jika memliki cukup waktu luang, Anda bisa mempelajari teknik membordir dari buku ataupun internet.

6. Reseller

Jika Anda ingin memulai bisnis konveksi pakaian namun tidak memiliki modal yang cukup, bisa mengambil barang dari distributor atau supplier dan menjualnya kembali dengan keuntungan sewajarnya. Jika Anda bisa menekuni dengan sabar, usaha ini dapat berkembang dengan baik. Sekarang sedang berkembang pola pembelian barang dengan pemesanan terlebih dahulu, dengan begitu semakin mudah kerja Anda.

Hanya dengan menawarkan produk-produk yang ada, kemudian menunggu hingga ada pihak yang memesan, baru kemudian mengambil dari distributor. Usaha semacam ini biasa dikerjakan anak kuliah atau mahasiswi yang membutuhkan tambahan uang saku atau sekedar mengisi waktu luang. Apapun alasannya, melatih jiwa dagang baik untuk merangsang kreativitas Anda.

7. Pasarkan lewat internet

Jika Anda memiliki barang-barang yang akan dijual, namun tidak memiliki karyawan untuk memasarkan, maka Anda bisa menggunakan teknologi bernama internet untuk melakukannya. Bisa melalui berbagai media sosial seperti  Facebook, Twitter, Path, ikut ambil bagian dalam forum jual beli juga dimungknkan. Anda bisa membuat domain web sendiri, hingga dengan mudah Anda memiliki toko di dunia maya.

Usaha apapun di bidang pakaian memberi kita celah untuk bisa sukses kedepannya, karena isnis pakaian ini long lasting dan selalu berkembang. Jika Anda snaggup menciptakan tren yang berbeda, maka kemungkinan sukses bisa Anda capai.  Juallah pakaian yang tak akan lekang dimakan zaman, seperti kaos santai, celana pendek yang serbaguna, pakaian dalam dan seragam. Barang barang tersebut akan selalu dibutuhkan dan dicari.

Ciptakan Trend Fashion Sekarang

Ciptakan Trend Fashion Sekarang

azizkonveksi.com – Trend mode, atau trend fashion, ternyata kesaktiannya bisa melebihi bom atom. Trend yang sedang berkembang, bahkan bisa menghipnotis orang seluruh dunia, tanpa disadari.

Ingat mode celana cutbray, model Elvis Prasley ? Kita di Indonesia mengenalnya sebagai cenala 60-an, zaman tenarnya penyanyi pop Moes Mulyadi, Koes Plus, atau Ahmad Albar.

Mode di zaman itu, masih juga melekat dalam ingatan orang, dari generasi ke generasi, yang kemudian kita sebut sebagai melegenda. Atau trend fashion rok mini, rok yang hanya sepatas paha. Di Indonesia, ibarat kata sejak zaman Titiek sandora, hingga kini masih sangat disukai oleh para perempuan muda. Bukan hanya yang muda, kelompok tua pun kadang masih mengincarnya.

Artinya apa? Trend mode itu begitu kuat mempengaryhi gaya fashion seseorang, di zaman apapun. Inilah sudut pandang fashion yang seharusnya dikembangkan oleh para pengusaha konveksi, atau insudtri fashion di Tanah Air. Mode akan muncul, berkembang, menghilang, muncul kembali dan tenggelam, pada waktunya, sebagai sebuah perputaran roda.

Nah, kenapa bisa begitu, begikut sekilas pengetahuan tentang muncul dan hilangnya trend fashion atau mode. Kamu pernah berpikir nggak sih bagaimana cara mengetahui suatu trend mode itu akan hilang? Atau hampir hilang?  

Baca Juga: Konveksi usaha yang tidak ada matinya

Berikut ini adalah 3 faktor utama untuk mengetahui apa tanda-tandanya trend fashion akan hilang:

Hal yang paling menarik dari trend forecasting adalah kita harus tetap waspada pada trend-trend terbaru dan semua permintaan market atau pasar.

Dalam tredn, biasanya ada fase penerimaan, booming, menurun, dan akhirnya menjadi “biasa aja”. Alasan di balik pentingnya memahami semua market dikarenakan setiap brand atau retailer mengadaptasi dengan trend dari berbagai macam sudut.

Apa yang baru muncul dalam runway, mungkin belum masuk ke dalam toko. Dan biasanya salah satu tanda trend sudah mulai menjadi biasa lagi adalah saat trend itu sudah terdapat di dalam toko manapun.

Kesimpulannya, ketika makin marak dan menjadi sangat masif, maka itu pertanda trend fashion akan menghilang. Sehingga para pengusaha fashion termasuk konveksi harus bersiap dengan mode yang terbaru.

Tentunya kita nggak akan bisa membahas tentang trend tanpa menyebut high-street retailers seperti ZARA, H&M, dan Forever 21.

Mereka sangat dikenal dengan sistem vertical integration; di mana mereka memiliki kecepatan super untuk mengikuti tren runway dengan sesegera mungkin, bahkan lebih cepat dari toko middle-to-high brands.

Secanggih itu, mereka bahkan sanggup untuk memproduksi dalam jumlah quantity yang banyak. Dibandingkan dengan brand middle-to high yang memiliki kekurangan dalam jumlah produksinya, yang mengakibatkan lebih risky untuk beradaptasi dengan style-style baru.

Oleh sebab itu, kebanyakan brand dan retailer memilih untuk melihat trend dari sudut pandang lain untuk mengetahui bagaimana performance trend tersebut dalam commercial level.

Kesimpulannya,

para pengusaha fashion atau konveksi memang harus belajar, kenapa sebuah merek dan trend mode tertentu bisa demikian melejit di suatu saat ? Pasti ada rahasinya dibalik itu semua. Apakah karena brand merek yang membuat terkenal, atau karena mode fashionnya yang memang yahud.

Pada zaman sekarang ini, kebanyakan trend dimunculkan oleh para influencers dan fashion bloggers, dan memiliki hasil jual yang tinggi, secepat dan sesegera setelah style-nya di feature.

Kebanyakan orang ingin membeli apa yang mereka lihat, dan fast-fashion retailers mendukung mereka dengan membuka akses tren lebih cepat dari sebelumnya. Trend sangat mudah ditemukan secepat saat tren itu baru muncul, yang menyebabkan life cycle dari tren tersebut menjadi lebih cepat juga.

Nah, di zaman ini, memunculkan trend dan menghilangkannya dsari pasaran ternyata bisa dilakukannya dengan cepat, karena pengaruh reseller melalui sosial media. Keunggulannya anda bisa mendongkra pemasaran dengan trend yang anda ciptakan, tanpa harus menunggu trend sebelumnya meredup.

Menarik bukan ? Sekarang kamu sudah bisa lebih paham kan bagaimana tren itu datang dan pergi? Bahkan kamu pun sudah bisa meramalkannya mulai dari sekarang!

Siti Maimona : Contoh Usaha Sukses Batik Fashion

Siti Maimona : Contoh Usaha Sukses Batik Fashion

azizkonveksi.com – Kisah hidup pengrajin batik asli Madura, Siti Maimona, merupakan bukti efektifnya format usaha usaha kecil menengah (UKM) menaikkan taraf hidup masyarakat. Dia memulai bisnis batik dengan modal terbatas, pada 1996 hasil berutang ke bank Rp 5 juta.

“Dulu saya kecil-kecilan saja, sebulan omzet cuma Rp 1 juta,” ujar Maimona saat acara kunjungan UKM binaan Semen Indonesia di Madura, Jumat (31/5).

Maimona lahir dari keluarga yang sempat berbisnis batik asli Madura, disebut batik jenis Genthongan, sejak 1950-an. Namun, usaha itu sempat berhenti.

Baja juga: menjajagi selera pasar batik

Kisah Usaha Batik Fashion Ibu Siti Maimona

Dia pun kepincut melanjutkan usaha keluarga itu lagi selepas melihat batik Pekalongan. Maimona membandingkan batik asal Jawa Tengah itu, dengan tradisi batik Genthongan dari Madura yang tidak kalah bagus.

Perjuangannya berbuah manis. Dengan telaten, bisnis batik yang diberi nama Pesona Batik Madura itu, berkembang sedikit demi sedikit sehingga kini berhasil berkembang pesat. Bahkan, usahanya telah berskala internasional dan menyerap pekerja dari kampung di sekitarnya.

Kini Maimona mempekerjakan 400 karyawan yang tersebar di gerai miliknya yang berada di Jakarta hingga Bali. Sekarang, wanita ini memiliki total 8 gerai menjual Pesona Batik Madura.

“Dengan mempekerjakan 400 karyawan dapat menghasilkan omset penjualan kami hingga Rp 300 juta per bulannya. Dan kita sudah dapat mengekspor ke Jepang sejak 2004,” paparnya.

Kain batik Genthongan memiliki corak khas pesisir yang melambangkan kota Madura, biasanya didominasi warna oranye, merah, dan biru muda. Harga batik yang dijual Maimona berkisar Rp 60.000 hingga Rp 9 juta per meternya. Dengan rentang harga tersebut, pihaknya dapat memproduksi 5.000 potong kain per bulan.

“Untuk produksinya sendiri tidak ada kendala bahan baku karena kita mendapatkannya dari Solo. Kebanyakan pelanggan domestik maupun internasional menyukai warna terang dan motif seperti burung, bunga dan pesisir,” ungkap Maimona.

Pelanggannya pun mulai dari masyarakat biasa hingga pejabat khusus yang sering memesan produksinya, termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Pak SBY serta isterinya Bu Ani juga pernah pesan sampai dengan selebritis seperti Ayu Azhari,” kata dia.

Upaya Mempertahankan Pangsa Pasar Usahanya

Dalam mempertahankan pangsa pasar usahanya, wanita akrab disapa Mai ini hanya mengandalkan ide kreatifnya untuk mengeluarkan produk terbarunya. Karena itu dia percaya kain yang dia jual memiliki ciri khas.

“Saya sendiri yang mendesain dengan selalu mengkombinasikan motif batik lama dengan baru namun tetap dengan kualitas terbaik agar para pelanggan tidak merasa bosan. Makanyanya setiap bulan kami mengeluarkan motif baru dan itu sedikit produksinya agar limited,” katanya.

Selain itu, kunci kesuksesannya, imbuh Maimona, adalah tidak sekadar cari untung. Dia mengatakan, karena sejak awal memberdayakan tetangganya, usaha inipun berkembang.

“Sebagai pengrajin dalam industri UKM jangan hanya patokannya pencari uang atau keuntungan semata. Namun, dapat menyejahterakan perekonomian daerah sekitarnya untuk mengurangi pengangguran khususnya,” tandasnya.

Keberhasilan Maimona menarik minat PT Semen Gresik (Persero) Tbk sejak enam tahun lalu untuk membina usahanya. Kini, perempuan ini berharap, dengan bantuan BUMN itu, batik dari kampung halamannya bisa lebih mendunia.

“Selama ini Semen Gresik selalu berperan mempromosikan sektor usaha saya. Mudah-mudahan ke depannya dapat juga mempromosikan di seluruh dunia,” kata Maimona berharap.

Ternyata Produk Baju Anak Selalu Heboh

Ternyata Produk Baju Anak Selalu Heboh

azizkonveksi.com – Usaha konveksi merupakan salah satu jenis usaha yang bergerak dalam produksi baju yang jumlahnya sangat besar. Tentunya, bisnis yang satu ini sangatlah menguntungkan ketika Kamu yang merupakan pelaku bisnis mampu mengelola bisnis tersebut dengan baik.

Salah satu jenis konveksi yang paling banyak diminati oleh masyarakat adalah usaha konveksi baju anak. Hampir di setiap momen, baju anak-anak memang banyak diminati oleh orang tua, sehingga permintaannya pun tidak pernah surut di pasaran. Bahkan jumlahnya cenderung selalu meningkat.

Tips Memulai Bisnis Konveksi Baju Anak

Bagi Kamu yang tertarik ingin memulai bisnis konveksi anak tersebut, berikut ini beberapa tips yang perlu Kamu ketahui.

1. Persiapkan modal yang cukup

Tentu saja untuk permasalahan awal dalam memulai bisnis konveksi adalah dengan mempertimbangkan kebutuhan modal. Pastikan jumlah modal yang Kamu miliki saat ini mencukupi untuk membeli berbagai peralatan konveksi seperti halnya mesin jahit, mesin obras, mesin potong dan jenis mesin lainnya yang mendukung pembuatan produk baju anak berskala besar.

2. Pertimbangkan masalah harga jual

Untuk pertama kalinya Kamu terjun dalam dunia bisnis konveksi, pastikan Kamu berfikiran untuk menawarkan produk dengan harga yang normal. Jangan terlalu berlebihan dalam mematok harga, sebab akan menjadikan usaha konveksi Kamu lambat untuk berkembang. Di lain sisi, akan sangat disarankan untuk pertama kalinya Kamu tidak meraup untung dalam jumlah besar sebab yang terpenting adalah dengan mendapatkan pelanggan.

3. Selalu pilih bahan baku yang berkualitas dengan pengerjaan yang sempurna

Cara lain yang bisa Kamu lakukan guna menarik perhatian dari masyarakat agar membeli produk pakaian anak yang kita produksi adalah dengan memanfaatkan bahan berkualitas. Tentunya, hal ini juga harus didukung dengan pengerjaan yang baik sehingga baju anak yang Kamu hasilkan banyak diminati oleh pasar.

4. Memiliki tenaga yang kreatif

Jangan lupa memilih tenaga kerja yang kreatif, karena untuk memproduksi ppakaian anak bukan saja dibutuhkan tenaga yang trampil, tetapi juga kreatif. Harus setiap saat mengetahui trend yang berkembang, dan wajib membuat desain-desain baru.

Jika perlu memang harus mampu menciptakan trend baru bagi anak-anak karena jika tidak maka produk anda akan selalu ketinggalan di pasaran. Untuk itu wajiblah memiliki tenaga yang terampil dan kreatif, dan perlu syarat khusus, yakni sangat mengenal dunia aka dan karakter anak. Hanya dengan persyaratan inilah, produk baju anak akan mudah diterima oleh pasar, sehingga akan semakin jelas keuntungannya.

Baca Juga: Resep Sukses Bisnis Konveksi

5. Perntingnya Promosi di sosial media

Yang tak kalah penting bagi para pengusaha konveksi yang memilih produksi pakaian anak, adalah promosi di sosial media. Kenyataan di lapangan, setia[ ada trend baru, produk baru, maka anak-anak zaman sekarang pasti cepat merespon. Apalagi mengandung unsur gambar-gambar  tokoh idola, atau gambar tokoh, benda, atau mainan, kesayangan mereka. Ini akan membantu memprtinggi penerimaaan pasar.

Melalui sosial media pula, bisa membangun jaringan pasar untuk produk anda, dan tentu dengan berbagai trik pemasaran seperti discount, atau reseller, atau dengan cara lain yang lazim digunakan dalam bisnis berantai sekarang ini.

Memulai usaha konveksi ini memang harus didasari dengan yang namanya skill dalam desain serta menjahit guna menghasilkan produk pakaian yang berkualitas. Melalui kegiatan promosi yang memanfaatkan sosial media serta melakukan kerja sama dengan pihak lain, maka usaha konveksi Kamu akan bisa berkembang lebih besar. Jangan lupa untuk melakukan perencanaan yang matang guna menghindarkan resiko yang berlebih atas usaha yang Kamu jalankan.

Begini Cara Mengoperasikan Bisnis Konveksi

Begini Cara Mengoperasikan Bisnis Konveksi

azizkonveksi.com – Dalam industri bisnis konveksi, biasanya pengusaha memiliki sekitar 10 hingga 20 mesin jahit dan 1 hingga 3 mesin obras. Berbekal alat-alat itu saja, Anda sudah bisa memasuki bisnis konveksi ini.

Baca Juga: resep sukses membangun bisnis konveksi

Proses Produksi Bisnis Konveksi

Nah, bagaimanakah gambaran proses produksi dalam bisnis konveksi? Terutama konveksi yang bergerak dibidang pakaian jadi. Berikut gambaran ringkas bagaimana proses produksi konveksi.

  1. Menyiapkan Material

Beberapa material dalam bisnis konveksi adalah benang, kain, kancing, dan material lain yang dibutuhkan dalam pembuatan sebuah pakaian.

  1. Membuat Pola

Proses ini adalah pembuatan pola dasar untuk pembuatan pakaian. Biasanya menggunakan kertas karton atau koran. Atau, didesain terlebih dahulu di software desain seperti Adobe Photoshop, CorelDraw, atau Adobe Illustrator.

  1. Pemotongan Kain

Setelah pola jadi dan sesuai ukuran yang dibutuhkan, kemudian dilakukan pemotongan kain. Bisa menggunakan gunting, atau alat pemotong kain berbentuk silinder bergerigi, untuk pemotongan kain yang lebih cepat dalam jumlah yang banyak. Alat ini menggunakan daya dari listrik.

  1. Penyablonan atau Pembordiran

Dalam pembuatan kaos, setelah kain terpotong, kemudian disablon pada bagian yang sudah direncanakan. Hal ini juga berlaku ketika hendak membordir.

Dikarenakan mesin bordir terbilang cukup mahal, biasanya untuk bordir dipesankan kepada vendor lain yang memang melayani bordir pakaian secara khusus.

Sedangkan untuk alat sablon, biasanya yang digunakan adalah:

meja sablon (jenisnya adalah rotari, ampar, conveyor, angkat), heatgun, hairdryer, screen sablon, mesin press, mesin curing (biasanya digunakan untuk jenis sablon plastisol),meja afdruk,kompressor,jet washer

  1. Penjahitan

Proses menjahit kain yang sudah dipotong dan disablon tentu saja dengan mesin jahit.

Beberapa mesin jahit yang biasa digunakan dalam bisnis konveksi adalah:

mesin jahit rantai (untuk kaos dan jins), mesin overdeck (untuk jahit benang di lengan dan bawah kaos), mesin obras, mesin barteks (berfungsi untuk mematikan jahitan), mesin neci (biasanya untuk kerudung)

  1. Quality Control

Proses ini sangat penting, karena kita membuat pakaian agar nyaman dan membuat konsumen senang, karena itu berarti kelancaran bagi bisnis konveksi kita. Oleh karena itulah, proses ini harus dijaga dengan benar, yakni mengontrol kualitas produk yang akan kita luncurkan ke konsumen.

  1. Steam dan Packing

Agar siap dikirim ke distributor atau ke pemesan atau ke pelanggan langsung, maka barang harus di-steam agar kerapihan makin terjaga dan keawetan menjadi nyata.

Banyak Komunitas Laris Produk Konveksi

Banyak Komunitas Laris Produk Konveksi

azizkonveksi.com – Menekuni bidang konveksi ternyata sangat menguntungkan ketika kamu mampu memanfaatkan peluang yang ada. Bagaimana tidak? Pasalnya, banyak pengusaha konveksi maupun rumahan yang meraup untung hingga mencapai nominal puluhan juta rupiah tiap bulannya.

Baca Juga: Perbedaan Penjahit, Konveksi dan garmen

Produksi Konveksi Yang Laris

Tentunya, kualitas pakaian yang dihasilkanpun juga harus sesuai dengan permintaan pelanggan dan model yang sedang trend di pasaran. Tidak mengherankan jika banyak pesanan yang berasal dari berbagai daerah karena momen tersebut. Berikut ini waktu-waktu dimana para pengusaha konveksi kebanjiran order:

1. Jelang lebaran

Momen menjelang lebaran adalah salah satu momen di mana para pengusaha konveksi akan mendapatkan pesanan yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan hari – hari pada umumnya. Pasalnya, pada saat-saat tersebut, banyak orang yang membutuhkan pakaian baru untuk dikenakan di saat sedang merayakan lebaran. Ragam desain baju yang menarik dan trendi yang sesuai dengan zaman sekarang ini akan banyak dilirik oleh para konsumen.

2. Masuk sekolah

Momen di saat tahun ajaran baru ketika anak – anak sekolah kembali untuk belajar juga merupakan salah satu momen di mana bisnis konveksi kebanjiran order. Banyak siswa baru yang akan meminta bantuan untuk mendesain baju seragam sekolah sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh sekolah yang bersangkutan. Di lain sisi, banyak pula orang tua yang akan membelikan seragam untuk buah hatinya, sehingga kebutuhan akan seragam sangat meningkat berlipat dari hari biasanya.

3. Pemilu/Pilkada

Jelang kampanye, permintaan baju partai sangat banyak. Hal ini dikarenakan oleh adanya banyak kubu partai politik yang membuat pakaian sebagai identitas partai. Dengan desain yang beragam yang disesuaikan kebutuhan, banyak pengusaha konveksi yang meraup untung hingga puluhan juta rupiah. Tim sukses tiap calon memerlukan baju sebagai senjata promosinya untuk mendulang suara.

4. Menjamurnya Komunitas

Seiring dengan semakin pesatnya media sosial, maka memberi memberi keuntungan sendiri pada usaha konveksi. Karena media sosial menumbuhkan banyak komunitas, seperti ngroup alumsi sekolah, grup sesama penyuka jalan-jalan, dan sebagainya.

Komunitas – komunitas tersebut selalu saja membuat even yang selalu ditandai dengan kostum group, seperti membuat kaos komunitas, atau jaket komunitas. Dan dengan demikian hal ini akan memperlyas pangsa pasar produk konveksi, terutama kaos, jaket atau baju seragam.

Belum lagi kebutuhan kaos seragam untuk promo produk oleh pabrikan obat, pabrikan elektonik, dans ebagainya yang selalu menggunakan produk konvejksi sebagai sarana promosi. Tentu ini semakin menambah ketakinan bahwa usaha konveksi, merupakan pilihan yang prospektif bagi perekonomian kita.

Masih banyak momen lainnya yang bisa dimanfaatkan untuk memaksimalkan omset Kamu. Menekuni bisnis ini sangatlah menjanjikan ketika Kamu mampu melihat peluang yang berkembang di masyarakat. Banyak momen di mana pengusaha konveksi akan dicari oleh masyarakat demi desain baju yang sesuai dengan kebutuhan, baik itu skala perusahaan maupun skala rumahan. Momen tahun ajaran baru, tahun politik hingga momen hari raya merupakan beberapa momen yang membuat para pemilik usaha ini bekerja keras dalam melayani pelanggan atas pembuatan baju yang berlipat-lipat.